Good Bye...My little brownie
Tepat pukul 10.30 menerima berita, brownie meninggalkan ku. Brownie yang kusayangi, brownie yg kupelihara dari kecil. Masih teringat suara brownie yg meringis kedinginan dirumah tetangga, masih dengan jelas teringat pertama kali membawa dia kerumah. Besarnya hanya setelapak tanganku. Dengan manjanya dia bergelut dipangkuan, masih ingat dia ketakutan ketika disambut oleh Ting Ting yang besar, yang dengan gampang membalikan tubuh Brownie.
Aku tidak akan pernah melihat dia lagi. Dia sudah berpulang ke sana. Dan aku tidak berada disana menemani dia melewati masa masa sulitnya. Tadi pagi menerima berita bahwa dia dirawat oleh dokter karena kena virus, aku tidak ingat apa virusnya, air mata sudah berlinang, yg ku ingat hanya ketakutan dan rasa sayang kehilangan Brownie.
Brownie yg lucu, brownie yg selalu menyambut ku ketika akku pulang, dengan suaranya yang cempreng dan kemanjaannya itu. Browwniieeee , I miss you... Aku minta maaf tidak bisa menemani kamu, dan jarang menjengukmu, maafkan mama yaa.. mama sayang sekali sama kamu. Maafkan aku yang tidak bisa membawa kamu beserta dengankku, tapi aku yakin kamu lebih bahagia dikelilingi orang orang yg bisa merawat kamu dan menjaga kamu.. Browwniiee kenapa harus pergi, mama sayang sama kamu...
My little dog, I love you and I will miss you. Browniee my darling, my sweetheart, my good boy! I miss you...I am so sorry I can be there for you....Good Bye my boy.. Mommy loves you so much.
Brownie, please do not take Ting Ting with you. I love her.. She is my lovely girl... Jangan tularkan virus itu ke Ting Ting, aku tidak mau kehilangan Ting Ting setelah kehilangan Brownie.. Aku gak mau.. Tuhan, tolonglah, cukup brownie saja, jangan Ting ting...

Comments